Rating 4.5 out of 5 (4 ratings in Udemy)
What you'll learn- Gaya kepemimpinan Transformasional
- Bagaimana menjadi coaching yang baik
DescriptionSebagai seorang pemimpin, kita dinilai bukan lagi dari apa yang kita ketahui, melainkan bagaimana kita mengajarkan apa yang kita ketahui kepada orang lain. Keberhasilan kita tidak lagi dilihat dari usaha kita untuk menjadi seorang star player, tetapi dari cara kita memotivasi dan mengembangkan anak buah kita menjadi seorang star player yang jauh …
Rating 4.5 out of 5 (4 ratings in Udemy)
What you'll learn- Gaya kepemimpinan Transformasional
- Bagaimana menjadi coaching yang baik
DescriptionSebagai seorang pemimpin, kita dinilai bukan lagi dari apa yang kita ketahui, melainkan bagaimana kita mengajarkan apa yang kita ketahui kepada orang lain. Keberhasilan kita tidak lagi dilihat dari usaha kita untuk menjadi seorang star player, tetapi dari cara kita memotivasi dan mengembangkan anak buah kita menjadi seorang star player yang jauh lebih bersinar daripada kita dulu. Sebelum Anda menjadi seorang pemimpin, sukses adalah mengembangkan diri sendiri. Saat Anda menjadi pemimpin, sukses adalah segalanya tentang mengembangkan orang lain.”Lalu yang menjadi pertanyaan adalah: pengembangan orang (people development) adalah tugas siapa? HRD? Kenyataan yang ada adalah salah satu yang menjadi dasar pemilihan seseorang untuk menduduki posisi kepemimpinan seringkali didasarkan pada kinerja individu tersebut. Dan kinerja biasanya diukur berdasarkan Key Performance Index (KPI). Saat orang tersebut menempati posisi barunya, pencapaian dan prestasi individu sudah bukan merupakan prioritas utama. Keberhasilan sebagai seorang pemimpin sekarang adalah memastikan orang-orang yang menjadi bawahan kita mampu berprestasi atau melebihi prestasi kita seperti saat kita di posisi mereka. Manajemen yang bagus, ditunjukkan ketika individu yang biasa-biasa saja (average people) mampu melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh individu yang superior (superior people).” Saat kita diangkat sebagai pimpinan satu unit kerja, kita tidak dapat memilih orang-orang yang menjadi anggota tim kita. Bila bawahan kita adalah orang-orang yang pembelajar, cerdas, cepat tanggap, pastinya lebih mudah memberikan kontribusi pekerjaan yang superior. Tetapi bila kita mendapatkan bawahan yang lambat belajar dan kurang tanggap, tentunya kita tidak dapat dengan mudah mengatakan, “Tempat Anda bukan di tim saya.” Sayangnya, mayoritas bawahan kita umumnya adalah individu rata-rata yang perlu kita kembangkan untuk mampu melakukan pekerjaan orang-orang yang superior. Jadi, pengembangan orang (people development) adalah salah satu area kunci kita sebagai seorang pemimpin dan manajer. Kita perlu melakukan coaching.
Trainer
Dr. Mokh Adib Sultan, ST., MT